Yakes Telkom App

MONITOR KESEHATAN DENGAN YAKES TELKOM APP

Konsultasi DokterWAP & VIPKonfirmasi RJTL/RI
Medical RecordMedical Check UpInformasi
Login ke Yakes Telkom APPApp StoreGoogle Play

Hormon Endorfin: Penghilang Stres dan Pereda Rasa Sakit Alami

Sabtu, 03 September 2016 - 03:43
Hormon Endorfin: Penghilang Stres dan Pereda Rasa Sakit Alami
Sumber gambar : yakestelkom.or.id

Ketika sedih atau stres, sebagian orang akan memilih untuk menyendiri atau melakukan hal negatif guna melampiaskan apa yang dirasakannya. Padahal, di dalam tubuh kita sudah terdapat hormon endorfin yang bisa memberikan energi positif. Hanya saja, kemunculannya memang perlu dipicu.

Endorfin adalah hormon diproduksi oleh kelenjar pituari dan sistem saraf pusat manusia. Hormon endorfin adalah pembunuh rasa sakit alami yang dihasilkan oleh otak, hormon ini juga dapat menimbulkan rasa senang atau euforia. Meningkatnya jumlah hormon endorfin akan mengurangi efek buruk dari stres dan rasa sakit, melepaskan hormon seksual, menambah nafsu makan, dan meningkatkan respons kekebalan tubuh.

Pacu Hormon Endorfin dengan Cara Ini
Anda tertarik untuk memicu hormon endorfin, cobalah untuk berolahraga. Penelitian menunjukkan bahwa olahraga merupakan cara yang efektif untuk mengobati depresi atau stres. Baik depresi dengan tingkat ringan maupun depresi tingkat sedang. Tidak hanya itu, olahraga juga bisa membantu Anda dalam menangkal perasaan gelisah, meningkatkan kualitas tidur, dan meningkatkan kepercayaan diri.

Saat Anda melakukan olahraga, tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin untuk mengurangi rasa sakit dan memberikan energi positif. Anda dapat melakukan olahraga seperti berenang, bersepeda, lari pagi, atau yoga. Untuk mendapatkan ketenangan emosional dan dukungan sosial, cobalah untuk bergabung dengan kelas olahraga di pusat kebugaran. Misalnya saja, mengikuti kelas yoga atau mengajak kerabat Anda untuk melakukan olahraga bersama.

Secara umum, dianjurkan untuk berolahraga selama tiga atau empat kali dalam seminggu. Lakukan setidaknya 30 menit di setiap kali latihan. Pastikan untuk tidak memaksakan tubuh untuk berolahraga selama 30 menit penuh jika Anda belum terbiasa. Sebagai permulaan, Anda bisa memulai olahraga selama 15-20 menit, lalu secara bertahap Anda bisa meningkatkan durasi waktunya.

Selain olahraga, Anda juga bisa melakukan aktivitas fisik untuk memicu hormon endorfin. Aktivitas fisik berbeda dengan olahraga. Olahraga merupakan kegiatan yang terstruktur, terencana, dan memiliki pergerakan tubuh yang berulang dengan tujuan meningkatkan kebugaran tubuh. Sedangkan aktivitas fisik merupakan aktivitas yang biasanya suatu hobi, rutinitas atau merupakan kegiatan yang menyenangkan. Misalnya dengan berkebun, membersihkan rumah, bekerja, belanja, dansa, bersepeda serta kegiatan lain yang menggerakkan fisik.

Tidak hanya berolahraga, hormon endorfin juga bisa dipicu dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan. Misalnya, dengan mengonsumsi cabai atau cokelat. Makanan pedas atau cabai dapat meningkatkan pengeluaran hormon endorfin. Semakin pedas cabai tersebut, semakin banyak hormon endorfin yang disekresi. Banyak orang merasa tenang saat mengonsumsi cokelat di kala stres. Ini berarti otak memproduksi hormon endorfin saat kita mengonsumsi cokelat.

Di saat stres atau sedang sedih, jangan biarkan diri Anda larut terlalu lama. Lakukanlah sesuatu yang bisa membuat Anda merasa lebih baik. Salah satunya dengan melakukan olahraga atau melakukan aktivitas fisik guna memicu produksi hormon endorfin. (sumber: http://www.alodokter.com/hormon-endorfin-penghilang-stres-dan-pereda-rasa-sakit-alami)