Yakes Telkom App

MONITOR KESEHATAN DENGAN YAKES TELKOM APP

Konsultasi DokterWAP & VIPKonfirmasi RJTL/RI
Medical RecordMedical Check UpInformasi
Login ke Yakes Telkom APPApp StoreGoogle Play
Kirim Pertanyaan Anda
Silakan kirim pertanyaan Anda melalui form di bawah ini, administrator mengutamakan pertanyaan yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Semua field harus diisi!

Yakes Telkom - IVAPAPSMEAR
Oleh : ridi satrio pada Selasa, 05 Desember 2017
Pertanyaan:
pa dokter, saya riska usia 23thn. 3 minggu yg lalu sy diketahui terkena penyakin infeksi saluran kemih. Kemudian di cek di lab memang ada bakteri di urine saya. Tapi bodohnya saya malah tidak menghabiskan antibiotiknya. Dulu dikasih obat cefixime. Baru 4 tablet yg diminum, sisanya 6 tablet. Soalnya saya tidak tahu itu antibiotik apa karena hasil lab pun belum keluar. Sekarang saya merasakan panas ketika buang air kecil. Dan sakit di perut bagian bawah. Apakah itu salah satu tanda ISK? Apa sekarang saya lanjutkan kembali obat cefixime nya yg sisa 6 tablet itu? Atau ganti sm obat yg lain? Ada saran dari teman minumnya obat ciprofloxacin. Tp saya belum berani minum obatnya. Takut salah, pa dokter.. Terimakasih sebelumnya. Ditunggu jawabannya..
Jawaban:
Ysh Pak Ridi

Infeksi Saluran Kemih adalah infeksi yang rentan terjadi pada perempuan, jika memang pernah terdiagnosis ini biasanya terapinya haruslah sabar dan teratur rata-rata pengobatan 1-2 minggu dan dibareng dengan terapi kebiasaan agar kekambuhan infeksi saluran kemih tidak terjadi berulang.
Gejala gejala infeksi saluran kemih antara lain rasa ingin berkemih yang sangat dan terus menerus, rasa terbakar atau panas saat buang air kecil (bak), bak : lebih sering, sedikit-sedikit, lebih keruh-merah-pink-coklat seperti coca cola (tanda ada darah dalam urin), bau yang menusuk, nyeri pinggang.


Antibiotik adalah antibakteri yang tidak disarankan untuk dikonsumsi seenaknya, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter karena dilihat dari gejala ada kemungkinan infeksi saluran kemih sudah merembet ke saluran antara ginjal dan kandung kemih. Biar dokter yang memutuskan antibiotik yang sebaiknya diberikan dan berapa lama.


Mudah-mudahan informasi yang diberikan cukup membantu.


Salam sehat.