• icon-phone Contact Center Yakes Telkom : 022 - 4521405
  • Contact Center Yakes Telkom : 022 - 4521405

Program Layanan

  • Jadwal Dokter

    Jadwal Dokter

  • Klinik Yakes

    Klinik Yakes

  • Klinik Mitra

    Klinik Mitra

  • Yakes Teleclinic

    Yakes Teleclinic

  • Yakes Siaga

    Yakes Siaga

  • FAST

    FAST

  • Yakes AM

    Yakes AM

  • Yakes Wellness Center

    Yakes Wellness Center

  • Content
    Jadwal Dokter

    Anda dapat mengetahui daftar dokter Yakes Telkom yang berpraktik di setiap klinik Yakes Telkom, mulai dari dokter umum, dokter gigi, maupun klinik KB & Kehamilan.

    Cek Detail

  • Content
    Klinik Yakes

    Klinik Yakes atau Titik Pelayanan Kesehatan Khusus (TPKK) merupakan fasilitas klinik pratama yang diselenggarakan secara langsung oleh Yakes-Telkom. Temukan 16 lokasi Klinik Yakes disini.

    Cek Detail

  • Content
    Klinik Mitra

    Klinik Mitra termasuk di dalamnya Titik Pelayanan Kesehatan Umum (TPKU) merupakan fasilitas klinik pratama atau Dokter Praktik Mandiri yang diselenggarakan oleh Mitra Kerja Yakes Telkom.

  • Content
    Yakes Teleclinic

    Konsep layanan virtual clinic yang memaksimalkan pemanfaatan teknologi IoT dan platform Tekemedicine untuk memberikan pelayanan kepada pasien secara mandiri.

  • Content
    Yakes Siaga

    Unit call center yang melayani peserta Yakes Telkom dalam memenuhi berbagai informasi serta kebutuhan layanan kesehatan. Yakes Siaga dapat diakses melalui telepon di nomor 15000-22 ataupun melalui Chat WhatsApp di nomor 0811-5050-0022.

  • Content
    FAST

    FAST atau First Assistance, Patient Safety, & Early Treatment merupakan inovasi layanan berbasis Fast Medical Team dengan reaksi cepat khususnya untuk upaya life saving dan menurunkan risiko fatality pada pasien yang dibutuhkan pada saat ini sebagai upaya mewujudkan pelayanan prima

  • Content
    Yakes AM

    Yakes Account Manager merupakan single point of contact Yakes dengan RS Mitra. Yakes AM akan mendampingi Anda dalam mendapatkan layanan kesehatan di rumah sakit mitra.

  • Content
    Yakes Wellness Center

    Yakes Wellness Center merupakan sarana dan prasarana yang menaungi beberapa kegiatan program promotif dan preventif Yakes dalam memberikan fasilitas lengkap terkait kebugaran kepada peserta Yakes-Telkom, selain itu juga terdapat layanan untuk konsultasi terkait kesehatan gizi maupun kesehatan mental.

    Cek Detail

Decor Decor

Seputar Informasi

Temukan berbagai informasi kesehatan terkini dari sumber terpercaya.

  • Thumbnail
    Artikel
    Cegah Infeksi Pada Anak, Ini Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

    Anak-anak merupakan usia rentan dalam terinfeksi berbagai bakteri dan virus penyakit, namun meskipun begitu terdapat beberapa tahapan untuk mencegah kondisi tersebut. Hal ini terjadi akibat bayi dan balita umumnya cenderung menggunakan tangan mereka untuk menyentuh berbagai permukaan, seperti wajah, hidung maupun mata setelah berkontak dengan barang yang memungkinkan berkumpulnya virus dan bakteri. Dr. Nina Dwi Putri, SpA (K) dari Unit Kerja Koordinasi Infeksi Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebutkan kontak dekat dengan banyak anak lain dapat dengan mudah menjadi sumber penyebaran virus dan bakteri pada anak-anak. Oleh karena itu, Dr. Nina menjelaskan beberapa cara untuk mencegah dan mengendalikan infeksi pada anak yang dapat dilakukan oleh orang tua. Beberapa cara tersebut meliputi : Melakukan Vaksinasi atau Imunisasi Imunisasi pada anak merupakan cara paling efektif untuk menjadi perlindungan anak dari infeksi tertentu pada masa anak-anak. Selain itu imunisasi juga dapat memberikan kekebalan pada kelompok masyarakat dalam mencegah penyebaran infeksi penyakit lebih lanjut.   Hindari Kerumunan atau Tempat Yang Terlalu Ramai dan Ruang Dengan Sirkulasi Yang Buruk Terdapat beberapa penyakit yang mudah tertular pada saat suasana ramai, terlalu padat orang serta sirkulasi udara yang buruk. Menurut Dr. Nina bayi yang baru lahir biasanya masih belum memiliki daya tahan tubuh yang baik, sehingga disarankan untuk tidak dibawa ke keramaianan guna mencegah terpapar infeksi penyakit.   Biasakan Menjaga Kebersihan Pada Anak Hal paling sederhana yang bisa dilakukan dalam mencegah infeksi penyakit adalah dengan mengajarkan anak untuk menjaga kebersihan tubuh. Hal ini meliputi rajin mencuci tangan sebelum atau sesudah bermain maupun saat akan makan, menjaga kesehatan mulut dengan menggosok gigi, serta beberapa hal lainnya.   Tetap Berada Dirumah Meski Sakit Guna Mencegah Penyebaran Infeksi Jika anak mengalami sakit ringan seperti, batuk pilek, demam, ruam-ruam dan lainnya, usahakan untuk tetap melakukan perawatan dirumah. Hal ini guna mencegah terpaparnya infeksi lain kepada anak, berikan anak waktu istirahat yang cukup agar segera pulih. Manfaatkan juga fasilitas telemedicine untuk mendapat obat yang sesuai dengan kebutuhan anak, namun meskipun begitu jika anak membutuhkan perawatan lebih lanjut segera periksakan ke dokter. Selain beberapa cara diatas, Dr. Nina juga mengingatkan jika memang anak mengalami masalah kesehatan khusus maka sebaiknya segera konsultasikan kepada petugas kesehatan dalam pencegahan spesifik pada anak.  “Jangan panik. Apapun infeksinya yang penting selalu melakukan pencegahannya,”jelas Dokter Nina Baca Selengkapnya

  • Thumbnail
    Informasi
    Hepatitis Akut Masih Menjadi Ancaman, Masyarakat Diharapkan Tetap Waspada

    Penyakit Hepatitis Akut Berat yang kini merebak di sejumlah negara di dunia, tidak terkecuali di Indonesia masih menjadi salah satu ancaman penyakit yang perlu diwaspadai oleh masyarakat. Kasus hepatitis yang dinyatakan sebagai kejadian luar biasa oleh WHO ini menyerang anak-anak dengan penyebab yang masih belum diketahui. Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyatakan telah ada 180 pasien anak dari total 36 negara yang terdampak hepatitis akut berat ini. CDC terus memeriksa kemungkinan dari penyebab pasti dari hepatitis ini, namun beberapa waktu lalu ditemukan bahwa Adenovirus terdeteksi pada hampir separuh anak-anak terdampak hepatitis akut berat ini. Meskipun begitu, CDC masih melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti virus yang menjadi penyebab utama dari Hepatitis Akut Berat ini. Oleh karena itu, penting untuk diketahui oleh masyarakat untuk tetap mewaspadai gejala-gejala dari hepatitis akut berat ini, khususnya gejala penyakit kuning dengan menguningnya kulit atau mata. Serta memastikan diri menjalankan tahapan pencegahan dari penyakit ini. Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril menyampaikan kasus penularan hepatitis akut ini perlu menjadi perhatian masyarakat. Meskipun pemerintah menyatakan pelonggaran penggunaan masker pada luar ruangan, masyarakat diharapkan memiliki kesadaran tinggi untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. "Walaupun sudah diumumkan oleh Presiden Jokowi dengan pelonggaran (masker) itu maka tetap ada kewajiban-kewajiban yang harus kita pahami dan kita waspadai apalagi dengan ada Hepatitis ini yang semuanya belum diketahui. Sehingga dengan pelonggaran ini bukan berarti kita membiarkan tertular penyakit lain," jelas Syahril Sementara itu, Dokter Spesialis Anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Ade Rachmat Yudiyanto menyebutkan hepatitis akut berat ini memiliki gejala ringan seperti sakit perut, mual, muntah, dan diare hingga gejala lanjutan seperti menguningnya area mata dan kulit serta perubahan warna pada feses dan air kencing. Menanggapi hal tersebut, Ade Rachmat meminta kepada orang tua tidak lantas panik jika mendapati anak memiliki gejala yang mirip dengan hepatitis akut berat tersebut. Ade Rachmat meminta kepada orang tua yang mendapati anaknya mengalami gejala-gejala tersebut untuk melakukan pengecekan langsung ke fasilitas kesehatan untuk diberikan penanganan lebih lanjut. Selain itu Ade juga menjelaskan tahapan pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari hepatitis akut berat ini adalah dengan peningkatan protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menggunakan masker. Baca Selengkapnya

  • Thumbnail
    Informasi
    Hari Hipertensi Sedunia, Kenali Faktor Risiko & Cara Pencegahannya

    17 Mei setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Hipertensi Sedunia atau dikenal dengan World Hypertension Day. Momen peringatan ini ditujukan untuk menyadarkan masyarakat terkait dengan pentingnya mengenali gejala, faktor risiko serta cara pencegahan dari penyakit hipertensi. Gerakan Hari Hipertensi Sedunia ini juga bertujuan untuk memberitahukan kepada masyarakat dunia terkait komplikasi medis yang serius akibat hipertensi, informasi tentang pencegahannya, deteksi dini, serta tahapan pengobatannya. Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi dimana tubuh mengalami tekanan darah di 130/80 mmHg atau lebih. Jika kondisi ini berlangsung lama, maka dapat menimbulkan berbagai penyakit serius yang mengancam nyawa, seperti gagal jantung, penyakit ginjal, dan juga stroke. Meskipun gejalanya sering tidak terlihat jelas, namun hipertensi masih dapat dideteksi serta dikontrol dengan baik. Hal tersebut seperti mengetahui beberapa faktor risiko yang dapat memicu terjadinya hipertensi dalam tubuh, seperti : Usia Seiring bertambahnya usia, risiko tekanan darah tinggi juga akan meningkat. Selain itu risiko hipertensi juga akan lebih sering terjadi pada pria dewasa dibandingkan wanita.   Riwayat Keluarga Penyakit Hipertensi ini juga cenderung dapat diturunkan dalam silsilah keluarga, sehingga peran serta seluruh anggota keluarga dalam mencegah atau mendeteksi dini terjadinya hipertensi sangatlah penting.   Merokok Kebiasaan buruk merokok juga dapat meningkatkan risiko terjadinya hipertensi serta merusak lapisan dinding arteri, jika dibiarkan dapat menyebabkan arteri menyempit serta meningkatkan risiko penyakit jantung.   Obesitas Orang yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas juga memiliki risiko tinggi akan terjadinya hipertensi. Hal ini terjadi akibat tubuh yang semakin berat dapat meningkatkan kebutuhan darah dalam memasok oksigen dan nutrisi dalam jaringan tubuh. Dengan meningkatnya aliran darah tersebut, maka dapat meningkatkan tekanan pada dinding arteri.   Konsumsi Garam Berlebih Serta Sedikit Mengkonsumsi Potasium Konsumsi garam (natrium) berlebih dapat menyebabkan tubuh menahan cairan yang berdampak pada meningkatnya tekanan darah. Selain itu, kurangnya konsumsi zat potasium dapat meningkatkan tumpukan kadar natrium dalam darah.   Disebabkan Oleh Kondisi Kesehatan Tertentu Kondisi kesehatan yang kronis juga dapat meningkatkan risiko hipertensi, hal ini termasuk pada penderita penyakit ginjal, diabetes, serta sleep apnea. Dalam mendeteksi dini penyakit hipertensi ini, perlu dilakukan pengecekan berkala dalam mengukur tingkat tekanan darah. Meski begitu, pengukuran tekanan darah harus tetap dilakukan sesuai dengan anjuran dokter. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Ketua Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia, dr. Erwinanto. SpJP(K). dr. Erwinanto menjelaskan bahwa proses pengukuran tekanan darah di rumah sebaiknya dilakukan setiap hari, setidaknya hingga 3 sampai 4 hari berturut-turut. Kemudian pada saat pengukuran tensi, dilakukan sebanyak 2 kali pengukuran dengan jeda waktu 1 hingga 2 menit untuk memastikan nilai tensi yang didapat adalah valid. "Lebih baik 7 hari berturut-turut pada pagi dan sore hari. Tingkat tekanan darah ditentukan oleh nilai rata-rata semua pengukuran , kecuali pengukuran hari pertama. Jadi, hasil hari pertama jangan dimasukin ke perhitungan rata-rata, ya,"jelas dr. Erwinanto Hipertensi juga dapat diatasi dengan menjalankan pola hidup sehat, seperti melakukan olahraga terartur, mengkonsumsi makanan sehat, mengurangi konsumsi minuman berkafein hingga berhenti merokok. Namun jika kondisi tekanan darah sudah tinggi, perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter serta mengkonsumsi obat penurun tekanan darah. Baca Selengkapnya

Apa Kata Mereka tentang Yakes Telkom?

Yakes telah memberikan layanan terbaik kepada pesertanya.

  • Djoko Lolo

    Pensiunan

    Alhamdulillah obat sudah kami terima jam 6 sore, mbak Wanti mbak Eka, Tak ada untaian kata yg paling indah dan berharga selain ucapan terima kasih yang kami sampaikan pada seluruh personil Yakes Telkom Sriwijaya Semarang, walau kami tidak datang langsung ke klinik namun tetap mendapat pelayanan yang begitu hangat dan penuh keramahan. Mudah"an obat yang kami terima membawa kesembuhan tangan kami. Aamin. Nuwun

  • Sartono

    Former Komisaris Telkom

    Terimakasih kepada Yakestel yang telah melayani kami waktu istri positif Covid 19 yang kami ikuti dengan cara isolasi mandiri di rumah. Luar biasa cekatan pelayanan PIC Yakestel. Kami sekeluarga sangat puas dan berterimakasih sekali. Tepat waktu, profesional dan menjalin komunikasinya sangat bagus mudah dipahami. Semoga terus sukses, salam sehat - P Sartono & kel.

  • Leni

    Karyawan

    Alhamdulillah ya Alloh,„, sujud syukur kehadiratMu ya Alloh. Terimakasih yang tak bisa diucapkan dengan kata, atas bantuan dan perhatiannya yang begitu peduli pada suami saya. Semoga Alloh SWT membalas semuanya untuk teh Wiwik Yakes, dan selalu dalam lindungan Alloh SWT. Salam sehat selalu

doctor
Lovit Super Apps Beta Version

Segera Gunakan Aplikasi Layanan Digital Kesehatan Terbaik di Indonesia

* Tersedia untuk Android
* Tersedia untuk Android

Kontak Kami

Memiliki seputar pertanyaan atau informasi lainnya? Hubungi Kami.

Person sending message
Mail
Mail
captcha-image