Yakes Telkom App

MONITOR KESEHATAN DENGAN YAKES TELKOM APP

Konsultasi DokterWAP & VIPKonfirmasi RJTL/RI
Medical RecordMedical Check UpInformasi
Login ke Yakes Telkom APPApp StoreGoogle Play

MITOS KESEHATAN

Senin, 08 Januari 2018 - 10:45
MITOS KESEHATAN
Sumber gambar : yakestelkom.or.id

Alam menyediakan banyak sekali sumber daya untuk bisa dimanfaatkan bagi kehidupan kita. Segala jenis sumber makanan bisa dihasilkan oleh alam, baik yang secara alami ataupun dengan campur tangan manusia untuk mengembangkannya. Beras, jangung, ikan, daging, buah, sayur dan lain sebagainya adalah contoh kecil dari kekayaan alam.

Tidak lepas dari banyaknya kekanyaan alam yang bisa kita dapatkan, Mitos-mitos mengenai kesehatan yang bersangkutan dengan asupan makanan beredar dikalangan masyarakat. Berikut Mitos-mitos kesehatan yang beredar di kalangan masyarakat.

 

1. Sayur bayam akan beracun setelah dipanaskan dua kali

1.png

(MITOS!) Awalnya, kepercayaan ini timbul karena bayam adalah sayuran yang kaya akan nitrat, dan katanya pemanasan yang terlalu sering akan mengubah senyawa nitrat menjadi zat penyebab kanker. Namun, nitrat merupakan senyawa yang stabil sehingga tidak mungkin berubah akibat pemanasan.Selain itu, pengujian terhadap manusia menunjukkan bahwa mengonsumsi sayuran kaya nitrat tidak menyebabkan kanker dan penyakit mengerikan lainnya.Walaupun begitu, KAMI TIDAK MENYARANKAN UNTUK MEMANASKAN SAYUR BAYAM HINGGA DUA KALI KARENA PROSES PEMANASAN DAPAT MENGURANGI KANDUNGAN VITAMIN DI DALAM BAYAM.

2. Makan kangkung menimbulkan kantuk

2.png

 
BELUM TENTU!
Beberapa pakar – setelah mengamati kebiasaan di negara-negara pengonsumsi kangkung, termasuk Indonesia – menyebutkan bahwa secara tradisional, konnsumsi kangkung dilakukan untuk meringankan gejala susah tidur. Belum ada uji klinis yang menguji efek konsumsi kangkung terhadap rasa kantuk di manusia, namun kangkung mungkin bisa membuat Anda mengantuk.Kangkung mengandung mineral kalium dalam jumlah banyak (175 mg dalam satu cup kangkung), dan makanantinggi kalium dapat mengurangi tekanan darah.Efek itula yang dirasakan sebagai kantuk bagi sebagian orang.
Selain kangkung, dari mana rasa kantuk itu berasal? Penelitian di bidang kronobiologi menemukan bahwa secara alami manusia akan merasakan mengantuk di siang hari, terutama setelah jam 1 siang. Selain itu, makanan tinggi karbohidrat, apalagi yang indeks glikemik-nya tinggi, pun bisa membuat Anda mengantuk. Jadi, bila Anda merasa mengantuk setelah makan siang (terlepas ada atau tidaknya kangkung dalam menu makanan Anda), kini Anda tahu sebabnya.
 
3. Makan biji cabai menyebabkan radang usus buntu
3.png
 
BISA JADI!
Gara-gara kabar ini, penyuka pedas bisa jadi takut makan sambal.Dan memang, beberapa kasus radang usus buntu disebabkan oleh biji atau zat tak-tercerna lain yang “nyasar” masuk ke dalam usus buntu.Walaupun begitu, kasus-kasus tersebut sangatlah langka, hanya satu dari 2000 kasus.Tubuh memiliki mekanisme sempurna dalam membuang senyawa tak tercerna dalam tubuh sehingga radang usus buntu akibat benda-benda tersebut sangatlah jarang, walaupun bukan berarti tidak mungkin.
Apa penyebab utama radang usus buntu? Radang usus buntu dapat disebabkan oleh cairan feses yang “salah belok” dan terjebak di usus buntu, atau penumpukan lendir (mucus).Baik lender maupun feses itu mengeras dan membenruk fecalith (batu fekal) dan menutup akses ke dalam usus buntu. Efeknya, bakteri jahat dapat berkembang biak sehingga terbentuk peradangan.
 
4. Sebaiknya makan timun setelah makan ikan bakar
4.1.png
 
FAKTA!
Siapa tak pernah absen menikmati segarnya timun setellah makan ikan bakar? Walaupun lezat, bagian dari ikan bakar dan makanan lain yang gosong bisa menyebabkan radikal bebas ketika termakan. Faktanya, timun mengandung vitamin C, beta karoten, dan polifenol seperti quercetin dan kaempferol,yang bantu perangi radikal bebas. Tentunya satu dua potong timun tidak cukup, untuk memerangi radikal bebas yang meningkatkan risiko terkena kanker, sehingga jaga kadar antioksidan Anda tetap prima dengan cukup makan sayur dan buah minimal lima porsi setiap harinya.

5. Makan banyak wortel untuk mata sehat

6.png

FAKTA!
Nasihat ini sering didengungkan oleh para ibu yang anaknya malas makan wortel.Banyak orang juga tahu bahwa vitamin A baik untuk mata. Namun, tak banyak yang tahu bahwa yang terkandung dalam wortel serta sayuran lainnya adalah beta karoten, bukan vitamin A. Beta karoten, yang juga disebut sebagai pro vitamin A, adalah senyawa antioksidan yang memiliki aktivitas mirip vitamin A, dan diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh.
Lalu apasebenarnya fungsi vitamin A dan beta-karoten dalam menjaga kesehatan mata? Vitamin A menjaga kejernihan kornea (sel terluar pada mata), serta menjadi komponen penting dalam sel-sel retina (bagian mata yang paling sensitive cahaya dan memungkinkan kita melihat). Fungsi beta-karoten juga tak kalah penting, yakni menghambat penuaan pada otot mata sehingga mencegah kebutaan di usia senja (age-related macular degeneration). Faktanya, wortel memang sumber beta-karoten yang baik, namun mengonsumsi sumber vitamin A yang beragam (bukan hanya wortel ) bisa membuat Anda mendapat nutrisi lebih lengkap. Sumber vitamin A yang lain di antaranya hati sapi, kuning telur, dan susu, sementara beta-karoten bisa anda dapatkan di mangga, labu, ubi, brokoli, dan sayuran berdaun hijau gelap.