• icon-phone Contact Center Yakes Telkom : 022 - 4521405
  • Contact Center Yakes Telkom : 022 - 4521405

Info Terpopuler

Yakes Mobile, Download Sekarang dan Nikmati Segudang Manfaatnya

Info Terbaru

image-newest
Artikel

Tips Meeting Online Yang Aman Bagi Kesehatan Senin, 30 Agustus 2021 13:06 WIB Hai Yakes Family, Penerapan FWA tentunya membuat kita semakin akrab dengan aktivitas meeting online. Nah, gimana ya caranya supaya kita dapat melakukan meeting online dengan nyaman dan aman bagi kesehatan?  Yuk simak tips berikut ini agar kita bisa tetap produktif di kantor, tempat satelit, maupun di rumah serta kesehatan kita tetap terjaga baik.. Salam sehat tekad kita, melayani dengan cinta   INFO YAKES TIPS MEETING ONLINE YANG AMAN BAGI KESEHATAN Selama pandemi, penerapan Flexible Working Arrangement (FWA) menjadi kebijakan yang diambil untuk membatasi mobilitas dan menahan penyebaran virus corona. Aktivitas meeting online menjadi kebiasaan baru yang akrab di keseharian kita.  Nah, agar meeting online dapat kita lakukan dengan nyaman dan aman bagi kesehatan mata, telinga dan tulang (punggung) kita, yuk ikuti beberapa tips berikut ya.. Perhatikan Posisi Duduk  Pastikan kita duduk di kursi, kaki menapak di lantai, punggung tegak (sudut 90°). Hindari meeting online di atas kasur karena dapat menyebabkan gangguan punggung. Sesuaikan Pengaturan Monitor Beri jarak 45 cm antara monitor dan mata atau pas dengan jarak satu lengan kita. Posisikan monitor agak di bawah garis pandang mata, ini akan mengurangi risiko mata kering. Atur kecerahan layar, tidak terlalu cerah ataupun redup. Atur Pencahayaan Ruang yang Tepat Pastikan pencahayaan ruangan cukup, tidak terlalu terang atau terlalu redup untuk menghindari ketegangan mata dan sakit kepala.  Bila Dalam Situasi Harus Memakai Headphone, Gunakan dengan Bijak Penggunaan headphone berlebih ketika meeting online dapat berisiko gangguan pendengaran. Hindari mengenakan headphone melebihi 8 jam perhari. Lakukan aturan 60/60, yaitu pada volume maksimal 60% dengan batas waktu penggunaan maksimal 60 menit lalu beri jeda telinga untuk istirahat.  Tips Memilih Headphone - Sebaiknya memilih yang mempunyai fitur noice-cancelling untuk mencegah naiknya volume headphone akibat background noise.  - Pilih model wired. Headphone/earphone wireless mengandung risiko radiasi dibandingkan model wired. - Headphone lebih aman dibanding Earphone. Semakin dekat sumber suara ke gendang telinga (seperti model earphone) maka semakin besar potensi merusak gendang telinga Istirahat Berkala Lakukan aturan 20-20-20. Setiap 20 menit, alihkan pandangan mata ke sesuatu berjarak 20 kaki (6 meter) selama 20 detik. Hal ini akan mengurangi ketegangan mata. Lakukan juga peregangan ringan sebanyak 3 gerakan minimal 8 hitungan agar otot tidak kaku. Jangan lupa selalu makan makanan bergizi dan rajin berolahraga untuk menjaga kesehatan dan membuat kita tetap produktif.  Salam sehat! === referensi: WHO, 2015, Hearing loss due to recreational exposure to loud sounds www.medicalnewstoday.com - Sitting Position for Good Posture www.verywellhealth.com - 8 Ways to Reduce Eye Strain While WFH www.gadgetbriefs.com - Are Wired Headphones Safer Than Wireless www.sfaudiology.com - Headphone Safety Tips for Preserving Your Hearing

image-newest
Informasi

Merawat Pasien Covid-19 di Rumah Senin, 23 Agustus 2021 09:50 WIB INFO YAKES Merawat Pasien Covid-19 di Rumah World Health Organization (WHO) telah mengeluarkan rekomendasi mengenai perawatan pasien Covid-19 di rumah hingga kondisi kesehatannya pulih kembali atau maksimal 10 hari ke depan, dengan catatan gejalanya ringan (demam, batuk kering, sesak napas ringan).  Walaupun tergolong ringan, perawatan tidak boleh dilakukan sembarangan. Anggota keluarga yang merawat perlu memahami cara merawat yang tepat agar kondisi kesehatan pasien membaik dan yang merawat serta anggota keluarga lain tidak tertular. Panduan Merawat Pasien Covid-19 di Rumah 1. Penuhi kebutuhan pasien Berikan makanan dengan kandungan gizi baik sehingga imun tubuh dapat optimal, perbanyak minum, berikan suplemen yang mempercepat pemulihan. Berikan parasetamol bila demam, sakit otot atau pusing. 2. Pastikan kesehatan pasien secara rutin setiap hari  Cek saturasi oksigen setiap hari menggunakan oximeter. Bila level saturasi di bawah 94% segera hubungi dokter untuk mendapat saran penanganan yang tepat. Bila level saturasi kurang dari 90% segera bawa ke rumah sakit. 3. Lakukan protokol kesehatan dengan baik Gunakan dobel masker. Selalu cuci tangan dengan sabun dan air. Bersihkan rutin bagian-bagian rumah yang sering disentuh dengan desinfektan. Bersihkan pula pakaian pasien menggunakan deterjen dan air dengan suhu 60-90 derajat Celcius. Pastikan membuang sampah dan bahan sisa dari pasien dalam plastik tertutup sebagai sampah infeksius. Usahakan sirkulasi udara yang baik (ventilasi udara dalam rumah tetap terbuka). 4. Batasi kontak langsung Gunakan ruangan dan kamar mandi terpisah. Hindari penjenguk. Gunakan alat makan terpisah. 5. Kenali tanda darurat pada pasien   Tanda-tanda umum pasien Covid diantaranya demam, menggigil, batuk, sakit tenggorokan, kehilangan indera penciuman dan perasa, mata merah, sakit kepala. Bila terlihat tanda-tanda darurat seperti kesulitan bernapas, nyeri dada terus menerus, tidak bisa bangun, perubahan warna kulit segera hubungi dokter atau bawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Jangan lupa untuk menjaga kesehatan mental dan rohani dengan selalu berpikiran positif agar daya tahan tubuh meningkat dan mempercepat penyembuhan. Dan yang terpenting, selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Maha Pemberi Sehat agar diberi kesehatan yang baik.  Salam Sehat! referensi: WHO, 2021. 5 Steps for Managing Patients with COVID-19 at Home. SE Menkes, 2020 tentang Protokol Isolasi Diri Sendiri dalam Penanganan Covid-19 ------------------ FB/IG/Youtube @yakestelkom Diarium - page Covid Updates www.yakestelkom.or.id Apps Yakes Mobile Halo Sadaya 1500022