Senin, 26 September 2022 15:29 WIB

Gula, Si Manis Yang “Berbahaya”

Ditinjau oleh : Gula merupakan karbohidrat sederhana yang sering dijumpai dalam berbagai macam olahan makanan dan minuman

picture-of-article

Gula merupakan karbohidrat sederhana yang sering dijumpai dalam berbagai macam olahan makanan dan minuman. Rasa manis pada gula memberikan sensasi identik yang dapat menimbulkan perasaan senang bila dikonsumsi, serta dapat memberikan tambahan energi bagi tubuh. Namun dibalik banyak manfaat yang dihadirkan oleh gula, terdapat bahaya yang cukup besar jika konsumsi gula tidak terkontrol.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia pada tahun 2018 lalu, tingkat konsumsi terkait gula di Indonesia sangat tinggi, yakni pada makanan manis mencapai 87.9% dan minuman manis 91,49%. Ini juga berkaitan dengan meningkatnya prevalensi kegemukan yang ada di Indonesia yakni mencapai 21,8% pada tahun 2018, dikarenakan konsumsi makanan dan minuman manis berlebih dapat meningkatkan berat badan.

Selain dapat meningkatkan risiko kegemukan, konsumsi gula harian yang berlebih juga dapat menyebabkan gangguan terhadap metabolisme tubuh seperti, kerusakan pada gigi (karies), sulit menghentikan keinginan makan akibat gangguan sensitivitas hormon leptin, meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular hingga peningkatan risiko penyakit diabetes melitus akibat hiperglikemia.

Mengingat banyaknya potensi berbahaya yang dapat terjadi, Kemenkes melalui Permenkes Nomor 30 Tahun 2013 mengeluarkan anjuran terkait konsumsi gula yang baik dan tepat. Anjuran tersebut menyebutkan konsumsi gula per orang per harinya adalah 10% dari total energi (2.000 kalori) atau setara dengan 4 sendok makan/orang/hari (50 gram/orang/hari).

Adapun beberapa tips berikut dapat dilakukan untuk dapat membatasi konsumsi gula agar tidak berlebihan.

  1. Perhatikan label gizi pada makanan (kemasan) dengan baik,
  2. Jika membeli makanan atau minuman pastikan tanpa pemanis tambahan,
  3. Kombinasikan gula dengan protein, lemak sehat, dan juga serat,
  4. Tambahkan lebih banyak rasa selain manis,
  5. Jadikan pengurangan konsumsi gula harian menjadi sebuah kebiasaan yang sehat.

Baca juga : Tingkatkan Kesadaran Stroke untuk Save #PreciousTime

0 Disukai

350 Kali Dibaca