Jumat, 19 Maret 2021 19:14 WIB

Diagnosis Karies Gigi

Diagnosis karies gigi dimulai dengan anamnesis berupa nyeri pada gigi, gigi berlubang, perubahan warna gigi, dan bau mulut. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya plak dan lubang pada gigi. Tanda dan gejala yang dirasakan oleh pasien dapat membantu dokter gigi dalam menentukan tingkat kerusakan karies gigi.

Tanda dan gejala karies gigi sangat beragam dan sangat bergantung pada tingkat keparahan dan lokasi karies gigi. Umumnya, karies gigi di email tidak memiliki gejala. Akan tetapi, apabila sudah terjadi kerusakan lanjut, yang meliputi bagian lapisan gigi yaitu dentin dan pulpa terutama sampai akar gigi, maka  pasien akan merasakan gejala:

  • Nyeri tajam pada gigi
  • Nyeri gigi yang memberat dengan makan atau minum sesuatu yang bersifat dingin, panas, atau manis. Hal ini yang sering disebut sebagai gigi sensitif.
  • Lubang pada gigi
  • Warna gigi berubah menjadi coklat atau hitam
  • Bau mulut 

Apabila ditemukan gejala-gejala seperti demam, nyeri kepala, pembengkakan pada sekitar mata unilateral, nyeri tekan pada dasar mulut, dan sulit menelan maka kemungkinan sudah terjadi komplikasi dan membutuhkan tindakan segera.

 

Pemeriksaan fisik pada karies gigi bergantung pada tingkat keparahannya. Berikut ini tanda yang dapat ditemukan:

  • Gigi berwarna coklat gelap: menunjukkan riwayat karies gigi sebelumnya namun proses demineralisasi sudah berhenti.
  • Plak pada sela-sela gigi: bentuk awal sebelum terjadinya karies gigi dengan sifat lengket, umumnya tidak berwarna dan tidak berbau. 
  • White spot lesion: bercak putih seperti kapur merupakan tanda awal dari lesi karies gigi yang menunjukkan adanya demineralisasi enamel. Lesi dapat berubah warna menjadi coklat dan hitam apabila tidak ditangani.
  • Lubang besar pada gigi merupakan tanda lanjut dari karies gigi, yang mana pengikisan sudah melewati email dan dentin. Apabila sudah terdapat lubang pada gigi, umumnya sudah memiliki gejala nyeri gigi. 

Apabila karies gigi sudah terjadi komplikasi, maka pemeriksaan fisik yang mungkin dapat ditemukan adalah:

  • Pada pasien yang mengalami demam, perlu dipertimbangkan adanya komplikasi seperti abses pada gigi.
  • Gusi merah dan bengkak (sebagai tanda gingivitis atau periodontitis).
  • Terdapat pus/nanah pada rongga mulut.
  • Asimetri pada wajah.
  • Kesulitan dalam membuka mulut.

Baca juga : Mengenal Karies Gigi