• Contact Center Yakes Telkom : 022 - 4521405
  • Contact Center Yakes Telkom : 022 - 4521405

Info Terpopuler

Info Terbaru

Berita

Yakes Telkom Luncurkan Aplikasi C-Track Bandung – Dalam mewujudkan visi menjadi institusi layanan kesehatan terbaik berbasis managed care dan memanfaatkan teknologi digital terkini, Yakes Telkom meluncurkan aplikasi baru yang disebut dengan C-Track. C-Track atau COVID-19 Survivor Tracking adalah aplikasi pencarian penyitas COVID-19 TelkomGroup sebagai calon pendonor Plasma Konvalesen. Konvalesen itu sendiri berpijak pada pemahaman bahwa seorang penyitas infeksi, setelah sembuh akan membentuk antibodi dalam tubuhnya. Dan antobodi itulah yang akan ditransfusikan kepada pasien yang membutuhkan. Sebagaimana apa yang disampaikan oleh Direktur Utama Yakes Telkom, Teuku Zilmahram, “C-Track ini akan memudahkan tenaga medis terutama dalam pengobatan COVID-19, sehingga kalau dibutuhkan kita sudah punya data pendonornya.” Jelasnya. Adapun syarat pendonor konvalesen adalah sebagai berikut; berusia antara 18-60 tahun, sudah pernah terinfeksi COVID-19 (PCR Positif) dan sudah dinyatakan sembuh, tidak bergejalan minimal 14 hari setelah sembuh, berjenis kelamin laki-laki atau perempuan yang diutamakan belum pernah hamil, dan diutamakan bagi mantan penderita COVID-19 yang ketika terinfeksi mengalami gejala sedang-berat. Aplikasi C-Track ini berguna untuk membantu pencarian data survivor COVID-19 yang memenuhi syarat sebagai calon pendonor Plasma Konvalesen secara cepat dan tepat. C-Track beroperasi dimulai dari bulan Januari 2021 dan dapat diakses melalui link intranet TelkomGroup untuk tetap menjaga keamanan dan kerahasiaan data survivor COVID-19.

Artikel

Telemedicine menjadi alternatif konsultasi dimasa Pandemi Tahun 2020 sudah selesai akan tetapi,  lain halnya dengan Pandemi yang sampai akhir 2020 belum kunjung usai. Dalam masa Pandemik ini, Yakes Telkom memberikan layanan Telemedicine yaitu pemakaian telekomunikasi untuk memberikan informasi dan pelayanan medis jarak-jauh. Telemedicine saat ini, menggunakan teknologi komunikasi dengan gadget untuk memberikan konsultasi fasilitas kesehatan di tempat yang berjauhan, bisa secara langsung via telepon, berkirim pesan, ataupun videocall dengan aplikasi WA (whatsapp) atau aplikasi Telegram. Layanan Telemedicine dibutuhkan oleh Pelanggan dalam masa pandemik Covid-19 saat ini karena ada beberapa layanan yang bisa didapatkan oleh pelanggan dengan menggunakan Telemedicine diantaranya adalah: Layanan Konsultasi medis dengan dokter dan petugas medis lainnya di Yakes Telkom. Memberi kemudahan saat pelanggan ingin mendapatkan Obat Rutin yang dikonsumsi tanpa harus datang ke Poliklinik Yakes Telkom. Permintaan rujukan pemeriksaan Laboratorium dan rujukan ke rumah sakit. Layanan konsultasi tentang restitusi. Layanan konsultasi non medis perihal kepesertaan. Kenapa harus Telemedicine? Guna mencegah penyebaran virus covid-19 lebih baik apabila dirumah saja untuk menghindari kerumunan, itulah sebabnya Yakes Telkom lebih menekankan Telemedicine daripada pelanggan datang langsung ke Poliklinik. Dengan Telemedicine para pelanggan tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan dari Yakes. Untuk layanan medis para pelanggan bisa melakukan konsultasi kepada para dokter, apabila memerlukan obat dokter akan memberikan dan dikirim menggunakan kurir. Demikian juga dengan rujukan bisa juga didapatkan dengan melakukan Telemedicine. Tidak hanya layanan konsultasi medis saja yang diberikan kepada para pelanggan, melainkan dari sisi Non Medispun bisa melakukan Telemedicine, salah satu contohnya adalah layanan Konsultasi kepesertaan. Untuk melakukan laporan update Faskes putra/i dari pelanggan, Pensiunan dapat mengirimkan foto atau scan persyaratan yang sudah lengkap kepada admin kepesertaan untuk diproses lebih lanjut. Selain itu juga pengajuan untuk cetak kartu kesehatan bisa dilayani secara online via Whatsapp ataupun Telegram, dengan mengirimkan persyaratan yang sudah lengkap kepada Admin Kepesertaan pengajuan cetak kartu kesehatan bisa diproses lebih lanjut. Saat ini Yakes Telkom tak henti-hentinya memberikan layanan yang terbaik kepada para pelanggan karena sesuai dengan slogan terbaru Yakes Telkom yaitu Sehat Tekad Kita, Melayani dengan Cinta (YKS05-01)

Berita

Yakes Telkom Menyelenggarakan Kick Off Set Up Omni Channel Bandung – Telah berlangsung kegiatan ‘Kick Off Set Up Omni Channel’ pada, Kamis (07/01) yang dihadiri oleh Jajaran Pengurus Yakes Telkom, Senior Leader Yakes Telkom serta beberapa perwakilan unit terkait dari Dapen Telkom. Dalam arahanya, Direktur Layanan Kesehatan dan Umum, Tri Priyo Anggoro menyampaikan, wacana pembuatan Omni Channel di Yakes Telkom ditujukan untuk menyatukan semua masukan-masukan yang ada di Yakes, Dapen dan P2Tel menjadi satu sistem sehingga bisa lebih mewujudkan harapan dari stakeholder. “Dengan adanya integrasi antara Dapen, P2Tel dan Yakes ini nantinya akan bisa lebih cepat dan akurat dalam merespon pelanggan. Jadi kita bisa memetakan semua kebutuhan pelanggan dimanapun dan kapan pun” kata Priyo. Dalam pelaksanannya, kegiatan yang digelar secara virtual tersebut mendatangkan tim Infomedia sebagai pemateri yang akan menjelaskan teknis dari penggunaan Omni Channel tersebut. Faesal, selaku perwakilan dari Infomedia menjelaskan, untuk mendukung pembuatan Omni Channel, Infomedia akan menyediakan contact center Omni Channel Yakes (5 lisence call center & 9 lisence back office), penyediaan instalasi internet, penyediaan perangkat (Kabel data & Mikrotik) dan penyediaan SDM untuk melayani di call center Yakes. Lanjutnya, Faesal memaparkan, secara teknis nantinya Call Center Yakes akan menjawab secara otomotatis telfon dari pelanggan melalui greeting yang sudah tertanam di Annouchment / IVR yang kemudian nantinya pelanggan langsung diarahkan pada opsi-opsi agent call center yang sesuai dengan kebutuhannya. “Setelah telfon masuk, agent akan meminta data-data dari customer, seperti, nama, alamat, keperluan layanan, dll. Kemudian pelanggan tersebut akan diarahkan langsung ke agent OCR dan agent NOCR untuk merespons pertanyaan-pertanyaannya. “ jelas Faesal. Dengan dirancangnya Omni Channel ini diharapkan ke depannya pelanggan bisa lebih terlayani dengan sebaik-baiknya.

Berita

Café Poci: Café Sehat Untuk Pelanggan Yakes Telkom Bandung – Yakes Telkom kembali meluncurkan program turunan dari pedoman kerja, POT CINTA, untuk meningkatkan pelayanan prima kepada pelanggan. Jumat (04/12), program Café Poci atau Café Pot Cinta resmi diluncurkan di Kantor Telkom GMP Japati, Kota Bandung. Café Poci itu sendiri adalah sarana layanan kesehatan promotif yang menitikberatkan kepada edukasi tentang menu makanan sehat yang baik untuk dikonsumsi oleh pelanggan. Dalam pengelolaannya, Yakes Telkom bekerja sama dengan beberapa karyawan dan Purna Bakti Yakes Telkom untuk menghidangkan makanan-makanan di Café Poci. Menu makanan yang ada di Café Poci ini akan diberi label sehat sesuai dengan nama-nama program POT CINTA, diantaranya yaitu, Dimsum Pagi Ceria, Roti Sehati, Makanan Asri, Digikes Rice Bowl, Yoghurt Yakin, Juice Seharum, Susu Genta, Buah Potong Sobat, Salad Sabaya, Pudding Prestasi, Snack Kozi, dan Parcel Courtesy. Dalam sambutannya, Direktur Utama Yakes Telkom, Teuku Zilmahram mengharapkan dengan adanya Café Poci ini pelanggan bisa memenuhi kandungan gizi sesuai kebutuhan masing-masing. “Yang paling penting Café Poci ini bisa membawa kebaikan untuk tubuh kita. Jadi mohon dukungannya kepada seluruh karyawan dan pelanggan untuk memanfaatkan Café Poci ini dengan sebaik-baiknya.” kata Zil. Di sisi lain, SM Business Planning & Perfomance Telkom Regional III Jawa Barat, Teguh Irwandi menyampaikan, dengan adanya menu-menu sehat yang dijual di Café Poci, secara tidak langsung bisa membuat sadar orang-orang akan pentingnya menjaga kesehatan. “Terutama anak-anak millennial yang suka dengan makanan berlemak, jadi dengan adanya Café Poci ini bisa mengimbanginya dengan makanan sehat yang ada di Café Poci ini.” Semoga Café Poci ini bisa bermanfaat untuk seluruh insan dan pelanggan Yakes Telkom. (YKS00)

Berita

Peluncuran COURTESY (Counter Sehat Yakes Telkom) di Kantor P2Tel Bandung – Yakes Telkom kembali meluncurkan program layanan guna meningkatkan kepuasan pelanggan, pada Kamis (03/12). Layanan tersebut adalah Counter Kesehatan Yakes atau yang disingkat menjadi COURTESY. COURTESY adalah sebuah layanan yang ditujukan bagi pelanggan yang lokasinya jauh dari Titik Pelayanan Kesehatan Khusus (TPKK) Yakes Telkom. Nantinya, COURTESY ini beroperasi untuk memberikan layanan pendaftaran, informasi restitusi, update kepesertaan serta infromasi layanan Yakes Telkom lainnya. Bertempat di Kantor Pusat P2Tel, kegiatan peluncuran tersebut dihadiri oleh Teuku Zilmahram selaku Direktur Utama Yakes Telkom, Djaka Sundan selaku Ketua Umum P2Tel beserta jajarannya, Jajaran Pengurus Yakes Telkom, Senior Leader Yakes Telkom serta seluruh karyawan Yakes Telkom yang turut menyaksikan melalui video conference. Dalam sambutannya, Direktur Utama Yakes Telkom, Zil memaparkan ide dari pembuatan program COURTESY ini adalah untuk mendekatkan dan meningkatkan layanan prima kepada pelanggan. “COURTESY ini akan ditaruh ditempat-tempat yang strategis dan sering menjadi tempat berkumpulnya pensiunan. Makanya COURTESY ini akan ditempatkan di kantor-kantor P2Tel, supaya pelanggan bisa dengan mudah mendapatkan layanan” papar Zil. Disamping itu yang akan bertugas di COURTESY adalah Tim Genta dan Tim SABAYA. Selain memberikan informasi, keduanya juga bertugas menjadi influencer untuk mensosialisasikan program-program Yakes Telkom lainnya kepada pelanggan. Menyusul penyataan Zil, Djaka Sundan selaku Ketua Umum P2Tel memberikan apresiasi terhadap peluncuran dari program COURTESY ini. Ia mengharapkan dengan adanya program tersebut bisa meberikan efesiensi untuk pelanggan terutama dari segi waktu. “Biasanya jika ingin melakukan konsultasi secara fisik, dari pendaftaran hingga menunggu konsultasi bisa memakan waktu berjam-jam, jadi semoga dengan adanya COURTESY dari Yakes ini bisa lebih memudahkan pelanggan” jelas Djaka.   Kegiatan ditutup dengan pengguntingan pita secara simbolik oleh Direktur Utama Yakes Telkom sebagai tanda peresmian dari program COURTESY. Sampai saat ini COURTESY baru beroperasi di Kantor Pusat P2Tel, Kota Bandung.  COURTESY beroperasional tiga kali dalam seminggu, setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat dimulai dari jam 09.00 – 11.00 WIB. (YKS00)

Berita

Digitalisasi Klinik Percetakan Negara, Terobosan Baru dalam Pelayanan Jakarta – Sebagai implementasi dari pemanfaatan teknologi dalam program POT CINTA, Yakes Telkom meresmikan Yakes Fitness Center yang telah direnovasi serta Digitalisasi Klinik Percetakan Negara di Jalan Percetakan Negara, Jakarta pada Kamis sore lalu(12/11). Upaya digitalisasi setiap program dan layanan Yakes ini ditujukan untuk mempermudah pelanggan dalam mendapatkan layanan sesuai dengan visi TelkomGroup, menjadi digital telco untuk memajukan masyarakat. Kegiatan launching dimulai dengan pemotongan pita secara simbolik oleh Afriwandi, selaku Direktur Human Capital Management TelkomGroup sebagai tanda peresmian dibukanya Yakes Fitness Center dan Digitalisasi Klinik Percetakan Negara. Dalam sambutannya, Afriwandi mengapresiasi kinerja Yakes Telkom dalam meningkatkan customer experience, khususnya memasukkan unsur digital dalam pelayanannya. “Yakes kini sudah berubah menjadi lebih baik, saya yakin kedepannya pasti bisa meningkatkan sistemnya lagi. Apalagi saya dengar citra Yakes Telkom di pelanggan itu positif, itu sangat bagus. Dengan begitu, citra Telkom pun akan ikut menjadi baik”, jelas Afriwandi. Pada kesempatan ini T.Zilmahram selaku Direktur Utama Yakes Telkom memaparkan sekilas tentang jejak langkah Yakes Telkom dalam mewujudukan visi menjadi institusi terbaik di Indonesia dalam mengelola layanan kesehatan berbasis managed care dan teknologi digital terkini. “Saat ini Yakes memiliki program-program POT CINTA untuk menjadi layanan yang lebih proaktif dalam melayani pelanggan. Seperti Sabaya, Yakin, Taman Sehati, Seharum, Kopi Cinta, Digikes, Café Poci, Kozi, Courtesy serta adanya dashboard secara realtime mengenai informasi covid di Telkom Group dan dashboard mengenai informasi investasi” jelas Zil. Kepala Area II Yakes Telkom, Anastasia Muriani juga turut menjelaskan mengenai pelayanan di Klinik Percetakan Negara yang kini semuanya sudah berbasis digital, mulai dari screening hingga konsultasi dengan dokter. “Klinik PN ini akan tetap menjalankan protokol COVID, pengukuran suhu tubuhnya sudah menggunakan thermoscan, tidak lagi memakai thermometer yang ‘ditembakkan’ ke dahi. Kemudian sebelum masuk ke poliknlik, pelanggan akan melakukan triase covid terlebih dahulu melalui website yang telah kami siapkan” jelas Anas. Bagi pelanggan yang ingin mengunjungi Poliklinik Percetakan Negara, lanjut Anas, bisa menggunakan Yakes Mobile untuk menentukan jadwal konsultasi, supaya tidak harus menunggu lama untuk mendapatkan pelayanan dari dokter. Anas juga menambahkan ragam layanan yang tersedia di Poliklinik Percetakan Negara. “Disini itu nanti ada layanan restitusi secara online, ada Café Poci yaitu café yang menyediakan makanan dan minuman bergizi untuk para pelanggan kita, serta taman sehati” pungkasnya. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penandatangan prasasti secara simbolik oleh DirHCM. Semoga Yakes Telkom bisa semakin lebih baik lagi ke depannya.***dv    

Artikel

Mengenal Lebih Jauh Tentang Telemedicine Di tengah masa pandemi Covid-19, Telemedicine merupakan salah satu layanan yang marak digunakan oleh tenaga kesehatan dan masyarakat sebagai pengguna layanan kesehatan. Sebenarnya layanan telemedicine ini tidak hadir secara di khusus di saat pandemi covid-19 ini, layanan ini telah ada sebelumnya, dengan menggunakan perangkat teknologi yang berbeda. Telemedicine merupakan pemberian pelayanan kesehatan jarak jauh oleh dokter umum atau dokter gigi menggunakan teknologi informasi dan komunikasi digital untuk kepentingan konsultasi dan pengobatan individu maupun kelompok masyarakat. Telemedicine dapat dilakukan dalam bentuk moda daring tulisan, suara dan atau video secara langsung. Telemedicine dapat dilakukan secara langsung (sinkronis) ataupun secara tidak langsung (asinkronis): Telemedicine sinkronis : dilakukan dengan cara interaktif secara langsung, misalnya melalui video call, sehingga baik dokter atau pasien dapat berinteraksi langsung untuk konsultasi. Walau konsultasi dilakukan secara online, dokter tetap memegang data kesehatan pasien sebagai dasar konsultasi tersebut. Telemedicine asinkronis : data kesehatan pasien dikirim melalui email kepada dokter, dipelajari, kemudian muncul diagnosa. Menurut WHO, ada 4 hal tentang telemedicine yang saling terkait: Untuk memberikan dukungan klinis Mengatasi hambatan geografis dan jarak Menggunakan berbagai jenis perangkat teknologi informasi Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Fungsi utama dari telemedicine adalah mempermudah pelayanan medis oleh tenaga/fasilitas kesehatan, bagi masyarakat yang lokasinya sulit dijangkau. Selain fungsi utama tesebut, telemedicine juga mempunyai beberapa fungsi antara lain : Mempercepat dan memudahkan sistem rujukan Membantu pertolongan pertama pada pasien sebelum dirujuk ke rumah sakit Membantu akses kesehatan bagi masyarakat yang jauh dari fasilitas kesehatan Membantu mengurangi kepadatan rumah sakit sehingga layanan di rumah sakit bisa lebih maksimal bagi pasien yang membutuhkan. Dalam melakukan layanan kesehatan di masa pandemi covid-19, Yakes Telkom juga melakukan layanan telemedicine kepada para pelanggannya. Pelanggan dapat mengakses layanan telemedicine dari manapun, dengan menggunakan perangkat teknologi yang dimilikinya. Pelanggan dapat melakukan interaksi langsung dengan dokter melalui daring tulisan, suara ataupun video call. Proses telemedicine akan menjadi lebih cepat dengan adanya hasil pemeriksaan penunjang dalam bentuk soft copy yang telah dikirim oleh pihak laboratorium. Sehingga dengan layanan telemedicine ini pelanggan Yakes Telkom tetap mendapatkan layanan kesehatan dengan rasa aman, mudah, cepat, akurat dan efisien dengan memanfaatkan teknologi yang telah terintegrasi. Dalam pelaksanaan telemedicine tentu dibutuhkan berbagai macam dukungan antara lain koneksi internet yang stabil agar layanan konsultasi dapat berjalan lancar, dan yang paling penting adalah edukasi kepada masyarakat tentang cara akses telemedicine dengan menggunakan teknologi yang ada. Sehingga dalam situasi pandemi ini, telemedicine tetap menjadi pilihan utama meski masyarakat masih bisa mengakses fasilitas layanan kesehatan secara langsung. (YKS-04)

Artikel

Be Mindful of Your Mental Health Tidak dipungkiri lagi bahwa kesehatan mental merupakan salah satu bagian yang menandakan sehatnya seseorang. Sehat tidak hanya dilihat dari kondisi fisik saja, tetapi bagaimana kondisi psikologis diri kita. Di tengah kondisi pandemic Covid-19 yang melanda, mari kita tanyakan ke diri sendiri, sejahterakah kita secara psikologis? Sejahtera secara psikologis menandakan bahwa diri kita memiliki perasaan yang baik (feeling good) dan dapat berfungsi secara efektif (functioning effectively). Untuk dapat sejahtera secara psikologis, tentunya kita perlu memperhatikan (mindful) kondisi kesehatan mental. Mengapa demikian? Alasannya sangat sederhana, karena dengan memberikan perhatian maka kita lebih menyadari serta dapat lebih memahami kondisi diri kita. Mindfulness adalah suatu pendekatan integratif yang didasarkan pada hubungan pikiran & tubuh, yang membantu individu untuk mengelola pikiran dan perasaan serta kesehatan mental mereka. Mindfulness merupakan hal yang mudah untuk dilakukan. Salah satu contoh simpelnya adalah dengan kita menyadari bagaimana rasa makanan yang tadi dicicipi? Apa warna baju yang dipakai hari ini? Apa perasaan yang muncul ketika atasan memberikan feedback kepada saya? Apa yang saya rasakan ketika rekan kerja menolak pendapat saya? Sadar akan apa yang sedang dipikirkan atau dirasakan menjadi salah satu wujud agar kita dapat menjalankan hari-hari dengan nyaman serta menemukan solusi yang terbaik untuk permasalahan yang dihadapi. Selain menyadari apa yang terlintas dipikiran dan dirasakan, menyadari apa yang tubuh kita coba untuk sampaikan juga salah satu bentuk mindfulness. Sebagai contoh, saat berada pada situasi penuh tekanan atau kecemasan, ternyata tubuh kita memunculkan reaksi tertentu seperti detak jantung meningkat, otot tegang atau napas terhambat. Dengan memperhatikan perubahan yang muncul tersebut, maka kita dapat pula mencari solusi atas perubahan yang terjadi, salah satu upayanya dengan mengatur napas dengan baik agar tubuh menjadi tenang. Begitu pula dengan situasi Covid-19 yang tengah kita hadapi saat ini, aware terhadap apa yang menjadi pikiran, perasaan, serta pola tingkah laku yang dimunculkan akan membantu kita menentukan langkah pengelolaan yang tepat. Kesadaran ini menandakan pula bahwa kita merawat diri. Kita sadar akan hal yang menjadi pemicu dari kecemasan serta memperhatikan hal-hal apa yang membuat tertekan. Ketika kita mulai memperhatikan kondisi kesehatan mental, tidak hanya diri kita sendiri yang mendapatkan manfaatnya. Manfaat apalagi yang didapat melalui mindfulness? Menyadari kondisi psikologis atau kesehatan mental ini juga dapat membantu mengurangi stigma lingkungan yang buruk terhadap kesehatan mental. Beberapa contoh mindfulness ini adalah, menyadari penggunaan tata bahasa yang digunakan agar tidak menyakiti perasaan orang lain, mengedukasi diri terkait kesehatan mental yaitu dengan mengenali bahwa kesehatan mental memiliki perlakuan yang sama dengan masalah medis lainnya, dan mendengarkan kondisi orang lain tanpa interupsi, asumsi, maupun interpretasi di awal. Nah, beberapa hal tersebut dapat kita latih di kehidupan sehari-hari dan menjadi upaya bagi kita untuk lebih mindful terhadap diri maupun lingkungan sosial. Sudah saatnya kita aware terhadap kesehatan mental. Sesuai dengan kampanye yang dikeluarkan World Federation for Mental Health (WFMH), perayaan Hari Kesehatan Mental Dunia tahun 2020 mengusung tema “Mental Health for All: Greater Investment – Greater Access”, hal tersebut menandakan bahwa sehat mental itu hak setiap orang. Inilah saatnya bagi kita untuk berinvestasi dalam kesehatan mental. By: Rahmi Maya Fitri, M.Psi., Psikolog     “We would never tell someone with a broken leg that they should stop wallowing and get it together. We don’t consider taking medication for an ear infection something to be ashamed of.”  MICHELLE OBAMA     Sumber: https://www.verywellmind.com/improve-psychological-well-being-4177330; https://www.mentalhealth.org.uk/a-to-z/m/mindfulness; https://www.mindfulnessstudies.com/ending-mental-health-stigma-through-mindfulness/