Rabu, 24 Maret 2021 09:31 WIB

Mineral Mikro

Mineral mikro (trace elements) adalah mineral yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah kurang dari 100 mg per hari.

Fe (zat besi) berfungsi sebagai pembentuk sel darah merah, membantu pembentukan hormon serta membawa oksigen ke seluruh sel tubuh. Zat besi dibagi dua tipe, heme dan non-heme. Sumber zat besi tipe heme berasal dari protein hewani sedangkan zat besi tipe non-heme berasal dari tanaman atau makanan yang difortifikasi (ditambahkan) zat besi. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia. Sedangkan kelebihan zat besi umumnya hanya terjadi jika mengkonsumsi suplemen secara berlebihan. Gejala kelebihan zat besi antara lain, konstipasi, mual, muntah, dan nyeri lambung.

Yodium merupakan bagian penting dalam hormon tiroid yang berperan dalam mengatur metabolisme tubuh. Kekurangan yodium dapat menyebabkan gejala hipotiroid seperti gondok dan kenaikan berat badan.

Selenium diperlukan tubuh untuk kesehatan dan metabolisme tiroid, pembentukan DNA, serta mencegah kerusakan sel-sel tubuh akibat infeksi. Kekurangan selenium dalam tubuh akan memperparah kondisi infeksi seseorang.

Seng (zinc) berfungsi sebagai zat imunitas tubuh, mempercepat penyembuhan luka, dan pembentukan berbagai enzim tubuh. Seng juga bermanfaat untuk pertumbuhan bayi dalam kandungan hingga usia remaja. Oleh karena itu, kekurangan seng dapat menyebabkan gagal tumbuh pada anak, gangguan imunitas tubuh, dan menghambat penyembuhan luka.

Mangan berperan penting dalam metabolisme zat-zat gizi yang kita konsumsi, membantu regenerasi sel darah merah, pembentukan tulang, dan melancarkan siklus reproduksi.

Tembaga dibutuhkan tubuh untuk membentuk jaringan tubuh, termasuk jaringan otak dan fungsi sistem saraf. Kejadian kekurangan maupun kelebihan tembaga jarang sekali terjadi. Kekurangan tembaga terjadi pada kasus gangguan penyerapan zat gizi, kelebihan asupan seng, atau kelainan bawaan.

Flour dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Kekurangan flour dapat menyebabkan karies gigi.

Berikut tabel AKG 2019 (Angka Kecukupan Gizi) mineral mikro yang dianjurkan dan sumber makanannya.

Mineral Sumber makanan AKG (Untuk Dewasa)
Fe (Zat Besi) Protein hewani, sayuran berdaun hijau, dan  biji-bijian 9 – 18 mg/hari
Yodium Rumput laut, ikan laut, udang, dan garam beryodium 150 mcg/hari
Selenium Ayam, ikan, kacang-kacangan, jamur, dan biji-bijian 24 – 30 mcg/hari
Seng (Zinc) Tiram, kepiting, serealia utuh, susu, dan kacang-kacangan 8 – 11 mg/hari
Mangan Nanas, kacang tanah, almond udang, dan gandum 1.8 – 2.3 mg/hari
Tembaga Hati sapi, kepiting, kacang-kacangan, dan jamur 900 mcg/hari
Flour Teh, kepiting, sarden, anggur, dan kismis 3 – 4 mg/hari

 

Pada umumnya, kebutuhan mineral dapat terpenuhi dengan cara mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Namun, jika merasa asupan mineral belum memenuhi kebutuhan dan ingin mengonsumsi suplemen, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

 

Baca juga : Mineral Makro