Kamis, 25 Agustus 2022 09:41 WIB

Jalani Gaya Hidup Tepat Menuju Pensiun Sejahtera

Ditinjau oleh : Menikmati masa pensiun yang sejahtera merupakan suatu hal yang diharapkan oleh setiap orang beserta dengan keluarganya

picture-of-article

Menikmati masa pensiun yang sejahtera merupakan suatu hal yang diharapkan oleh setiap orang beserta dengan keluarganya. Namun untuk mencapai tujuan tersebut tidaklah mudah, banyak hal yang harus diperhatikan dari mulai menghitung kebutuhan hidup hingga mengembangkan aset investasi untuk kebutuhan masa pensiun. Untuk itu, Yakes-Telkom kembali mengadakan sesi Sharing Santuy Special dengan tema “Gaya Hidup Tepat Menuju Pensiun Sejahtera” bersama dengan Founder & Financial Planner Finante, Rista Zwestika. pada Rabu (24/8) lalu.

Rista menyampaikan saat ini sekitar 90% masyarakat di Indonesia tidak siap pensiun, selain itu terdapat banyak keluarga dengan keadaan Sandwich Generation yang merupakan keadaan dimana seseorang harus bertanggung jawab atas generasi diatas dan dibawah mereka. Di masa produktif, mereka harus menanggung biaya hidup orangtua dan anaknya sekaligus. Oleh karena itu, Rista menambahkan untuk memutus rantai sandwich generation ini perlu untuk melakukan persiapan pensiun secara baik dan tepat.

Dalam penjelasannya, Rista menyampaikan tahapan awal untuk mempersiapkan masa pensiun sejahtera adalah dengan membuat piramida keuangan pribadi. Piramida keuangan pribadi ini tersusun dari Pengelolaan Keuangan Pribadi, Membangun Jaringan Pengaman, Mengumpulkan Kekayaan, Melestarikan Kekayaan, dan Meninggalkan Warisan.

Selanjutnya Rista juga menjelaskan untuk mencapai financial goals, penting untuk melakukan perencanaan budget dengan menerapkan metode S.M.A.R.T. atau Specific, Measurable, Achievable, Realistic,dan Timely. 

Selain itu, Rista mengingatkan adanya pentimbangan dari tidak tercapainya target pensiun sejahtera. Hal tersebut meliputi :

  • Estimasi biaya hidup yang terlalu rendah.
  • Terlambat merencanakan dana pensiun.
  • Tidak/terlambat berinvestasi.
  • Salah memilih produk investasi/proteksi.
  • Tidak mereview rencana pensiun.
  • Tidak memiliki mitigasi risiko

Dengan adanya sesi Sharing Santuy ini, diharapkan insan Yakes-Telkom dapat menjalankan gaya hidup yang tepat dalam mempersiapkan masa pensiun yang sejahtera.

Baca juga : Ingat! Waspadai Gejala Penularan Omicron BA.4 & BA.5

0 Disukai

85 Kali Dibaca