Senin, 15 Agustus 2022 15:10 WIB

Kemenkes Siapkan 3 Langkah Turunkan Angka Stunting di Indonesia

Ditinjau oleh : Kasus stunting di Indonesia masih tergolong cukup tinggi

picture-of-article

Kasus stunting di Indonesia masih tergolong cukup tinggi, berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 lalu yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tercatat angka prevalensi stunting di Indonesia mencapai 24,4%. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pemerintah mematok target untuk menurunkan angka stunting tersebut menjadi 14% di tahun 2024 mendatang.

“Kita ditugaskan menurunkan angka stunting dari 24% ke 14% di tahun 2024. Kita sudah belajar bahwa intervensi atau program yang harus kita lakukan untuk bisa menurunkan stunting, fokus diarahkan bagi wanita sebelum melahirkan,”jelas Menkes Budi Gunadi Sadikin

Menkes Budi Gunadi menyampaikan saat ini Kemenkes telah menyiapkan 3 langkah dalam menurunkan angka stunting dengan fokus terarah pada wanita sebelum melahirkan, baik remaja maupun ibu hamil.

Adapun langkah pertama dalam pencegahan stunting adalah pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) untuk remaja putri. Kegiatan ini dibarengi dengan Aksi Bergizi di Sekolah dengan 3 paket intervensi yakni pemberian TTD mingguan bagi remaja putri, aktivitas fisik dan juga konsumsi makanan bergizi seimbang.

Kemudian untuk langkah kedua adalah dengan pemberian TTD, pemeriksaan kehamilan serta pemberian makanan tambahan pada ibu hamil.

“Gizi dan zat besi pada ibu hamil harus tercukupi. Programnya adalah kita kasih makan yang cukup, untuk melaksanakan ini kita butuh bantuan Pemda. Kita juga memberikan USG ke seluruh puskesmas, kita wajibkan ibu-ibu datang minimal 6 kali selama 9 bulan, untuk melihat perkembangan janin nya cukup atau tidak. kalau tidak kita bisa segera lakukan intervensi,” jelas Menkes Budi Gunadi

Dan untuk langkah terakhir adalah dengan pemberian makanan tambahan berupa protein hewani pada anak usia 6-24 bulan. Ketiga langkah tersebut diharapkan dapat menjadi pendorong untuk penurunan angka stunting di Indonesia.

Baca juga : Memasuki Peralihan Musim, Waspadai Penyakit DBD

0 Disukai

100 Kali Dibaca