Senin, 08 Maret 2021 14:16 WIB

Mengenal Kanker

Kanker adalah penyakit tidak menular yang ditandai dengan adanya sel/jaringan abnormal yang bersifat ganas, tumbuh cepat tidak terkendali, dan dapat menyebar ke tempat lain dalam tubuh penderita. Sel kanker bersifat ganas dan dapat menginvasi serta merusak fungsi jaringan.

Penyebaran (metastasis) sel kanker dapat melalui pembuluh darah maupun pembuluh getah bening. Sel penyakit kanker dapat berasal dari semua unsur yang membentuk suatu organ. Dalam perjalanan selanjutnya, sel kanker tumbuh dan menggandakan diri sehingga membentuk massa tumor.

Faktor Internal
Faktor internal diantaranya genetika atau keturunan.

Faktor Eksternal
Faktor eksternal diantaranya perubahan hormon, obesitas, kurang berolahraga, kebiasaan merokok, serta paparan radiasi, virus, atau bahan-bahan kimia lainnya.

Kanker memiliki gejala yang muncul secara umum dan gejala yang muncul bergantung dimana kanker tersebut terjadi.

Gejala Umum

  • Adanya rasa sakit di regio tertentu yang menunjukkan adanya kanker pada organ di regio tersebut.
  • Perubahan pola fungsi dari organ tersebut (misal: mual, muntah, diare jika ada kanker usus besar; atau sesak napas jika kanker paru).

Gejala Kanker Tertentu

Kanker Payudara

  • Keluarnya cairan berdarah dari puting.
  • Perubahan bentuk atau tekstur puting atau payudara.
  • Kulit permukaan payudara menjadi kisut seperti kulit jeruk.

Kanker Paru-Paru

  • Sesak napas.
  • Batuk-batuk yang sering disertai dengan darah.
  • Nyeri dada.
  • Napas berbunyi.
  • Penurunan berat badan yang drastis.

Kanker Prostat

  • Kesulitan mengeluarkan air kecil, seperti harus mengedan

Kanker Usus Besar

  • Adanya perubahan pola buang air besar.
  • Perubahan konsistensi tinja (menjadi bulat-bulat kecil seperti kotoran kambing).
  • Adanya darah dalam tinja.
  • Perut yang terasa tidak nyaman hingga nyeri.
  • Penurunan berat badan drastis.

Kanker Seviks

  • Keluar darah dari vagina di luar siklus menstruasi normal.
  • Saat berhubungan suami istri, sakit dan disertai darah.
  • Kadang juga tidak menimbulkan gejala.

Kanker Nasopharing

  • Telinga berdenging, terasa penuh.
  • Kemampuan pendengaran yang menurun.
  • Hidung merasa tersumbat.
  • Pada stadium lanjut, ditandai dengan sakit kepala kronis, mata juling, nyeri wajah, dan wajah kebas.
  • Muncul benjolan di leher, semakin lama semakin besar namun tidak nyeri.

Kanker Rongga Mulut

  • Gigi goyang secara tiba-tiba tanpa penyebab yang jelas.
  • Sariawan yang tidak kunjung sembuh dan atau disertai dengan perdarahan.
  • Benjolan atau penebalan di dinding dalam mulut yang tidak kunjung hilang.
  • Terdapat bercak merah atau putih pada mulut.
  • Perdarahan pada mulut tanpa sebab.
  • Terdapat luka pada lidah.
  • Pembengkakan pada gusi atau jaringan sekitar.
  • Sulit dalam menelan serta mengunyah.
  • Rahang terasa kaku atau sakit.
  • Sakit tenggorokan.
  1. Faktor Genetik (keturunan).
  2. Faktor Karsinogen, di antaranya yaitu zat kimia, radiasi, virus, hormon, dan iritasi kronis.
  3. Faktor Perilaku/Gaya Hidup, diantaranya yaitu merokok, pola makan yang tidak sehat, konsumsi alkohol, dan kurang aktivitas fisik.

Faktor Risiko Kanker Rongga Mulut

Selain faktor risiko secara umum, di bawah ini merupakan faktor risiko yang memperberat terjadinya kanker rongga mulut.

  1. Faktor Lokal, meliputi:
    -  Kebersihan rongga mulut yang jelek.
    -  Iritasi kronis dari tambalan yang rusak.
    -  Karies gigi.
  2. Faktor Luar, meliputi:
    -  Kebiasaan merokok, baik memakai pipa maupun cerutu.
    -  Kebiasaan mengunyah tembakau.
    -  Kebiasaan mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang besar.
    -  HPV (human papilloma virus).
    -  Makan rendah buah dan sayur.

Baca juga : Pencegahan Kanker