Kamis, 04 Agustus 2022 10:30 WIB

Hernia Nucleus Pulposus

picture-of-article

Hernia Nucleus Pulposus (HNP) atau syaraf terjepit merupakan kondisi ketika bantalan ruas tulang belakang bergeser dan menekan saraf tulang belakang. HNP adalah salah satu penyebab dari nyeri punggung bawah, punggung atas, atau leher tergantung lokasi HNP. 

 

HNP dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:

  1. Usia merupakan faktor utama terjadinya HNP karena semakin bertambahnya usia, elastisitas pada tulang maupun persendian akan menurun. Usia yang paling sering mengalami HNP adalah usia 30-50 tahun
  2. Trauma yang memberikan tekanan terhadap tulang dan persendian. Contohnya,  terjatuh, salah posisi saat beraktivitas, atau terlalu lama duduk
  3. Mengangkat benda atau beban berat dengan posisi yang salah
  4. Kegemukan atau obesitas (Body Mass Index di atas 30) beban berat pada tubuh akan memberi tekanan berlebih pada tulang belakang

Timbulnya HNP bisanya ditandai oleh beberapa gejala antara lain:

  • Nyeri bagian tulang belakang mulai dari belakang leher hingga tulang ekor
  • Nyeri seperti tertusuk di area bokong yang menjalar ke salah satu tungkai
  • Kebas, kesemutan, mati rasa pada lokasi yang terkena HNP

Biasanya untuk mendiagnosa HNP selain dengan gejala yang dirasakan oleh penderita, maka dokter akan melakukan pemeriksaan dengan:

  • Magnetic resonance imaging (MRI). Tes pencitraan yang paling umum dan akurat untuk mendiagnosa HNP
  • Sinar-X
  • Computed tomography (CT-Scan). CT scan dapat menunjukkan kondisi tulang belakang
  • Myelogram. Tes ini dilakukan dengan memberikan suntikan pewarna ke tulang belakang menggunakan panduan sinar-X saat melakukan CT scan. Pewarna dapat mengungkapkan penyempitan kanal tulang belakang (stenosis tulang belakang) dan lokasi HNP
  • Elektromiogram (EMG). Tes ini melibatkan penempatan jarum kecil ke berbagai otot dan mengevaluasi fungsi saraf. EMG membantu menentukan saraf mana yang terpengaruh karena HNP

Umumnya, HNP akan membaik dalam beberapa minggu dengan perawatan sendiri di rumah. Namun, jika kondisi tidak membaik dalam waktu beberapa minggu atau gejala yang dirasakan cukup berat, maka sebaiknya konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan tepat. Jika rasa sakit yang dirasakan masih tergolong ringan dan masih dapat melakukan aktivitas sehari–hari, penanganan yang direkomendasikan antara lain:

  • Kompres dingin dan hangat pada area yang sakit
  • Memastikan untuk tidur di tempat tidur yang keras
  • Peregangan untuk membantu meredakan sakit punggung bawah
  • Latihan fisik, salah satunya berenang untuk memperbaiki rasa sakit
  • Fisioterapi 
  • Penggunaan obat-obatan pereda nyeri yang dijual bebas, seperti parasetamol dan NSAID (aspirin, ibuprofen, dan naproxen)

Peregangan merupakan salah satu cara yang dapat membantu proses pemulihan HNP. Tahapan peregangan yang dapat dilakukan adalah:

Flexi

  • Awali dengan posisi berdiri, kaki dibuka selebar bahu
  • Bungkukkan badan hingga posisi punggung tegak lurus dengan kaki (sudut 90 derajat)
  • Sentuh ujung kaki dengan tangan jika mampu
  • Tahan hingga 8 detik

Ekstensi

  • Awali dengan posisi berdiri, kaki dibuka selebar bahu
  • Busungkan dada dan arahkan kepala ke belakang
  • Letakkan tangan di pinggang 
  • Tahan hingga 8 detik

Lateral bending

  • Awali dengan posisi berdiri, kaki dibuka selebar bahu
  • Arahkan badan ke samping kanan
  • Tangan kiri diangkat lurus ke atas dan tangan kanan di pinggang
  • Tahan hingga 8 detik
  • Lakukan juga pada arah sebaliknya

Hip buttock stretch

  • Posisikan badan terlentang di atas permukaan yang keras seperti matras
  • Angkat kaki kanan dan silangkan di atas lutut kiri. 
  • Pegang belakang paha kiri
  • Tarik perlahan paha kiri ke arah dada 
  • Tahan hingga 8 detik
  • Lakukan pada sisi sebaliknya

Lumbar rotation

  • Posisikan badan terlentang di atas permukaan yang keras seperti matras
  • Silangkan kaki kanan ke arah kiri 
  • Tahan kaki kanan dengan tangan kiri
  • Arahkan kepala ke kanan 
  • Luruskan tangan kanan sejajar dengan bahu
  • Tahan hingga 8 detik
  • Lakukan pada sisi sebaliknya

Child pose

  • Posisikan badan berlutut di atas permukaan yang keras seperti matras dengan posisi kaki selebar bahu
  • Secara perlahan, gerakkan tangan ke depan hingga lurus menyentuh lantai
  • Tahan hingga 20 detik


Extension exercise

  • Posisikan badan tengkurap di atas permukaan yang keras seperti matras
  • Tekuk lengan dengan sedikit menjepit ketiak, posisi lengan bawah menempel pada lantai
  • Kunci perut dan busungkan dada
  • Arahkan pandangan lurus ke depan
  • Tahan hingga 20 detik

Baca juga : Cedera Pergelangan Kaki (Angkle Sprain)

0 Disukai

238 Kali Dibaca