Rabu, 03 Agustus 2022 11:44 WIB

Nyeri Skiatika (Sciatica Pain)

picture-of-article

Skiatika merupakan saraf terpanjang dan terbesar yang ada pada tubuh manusia. Saraf skiatika terdapat sepasang yang terbagi di setiap sisi tubuh, ia menjalar dari punggung hingga kaki.

Nyeri skiatika atau sciatica pain adalah rasa nyeri yang muncul dari punggung bawah, paha, betis, tumit, dan telapak kaki baik pada salah satu sisi maupun kedua kaki. Ketika saraf skiatika ini terjepit, meradang, ataupun mengalami kerusakan, maka akan menimbulkan rasa nyeri. Rasa nyeri yang muncul dapat berlangsung secara terus-menerus maupun hilang timbul, berupa rasa nyeri kram atau rasa nyeri seperti tertusuk-tusuk. Rasa nyeri akan semakin bertambah ketika penderitanya duduk, batuk, bersin, dan berbaring pada posisi yang salah.

Setiap orang bisa saja terkena nyeri skiatika, namun pada orang lanjut usia resiko nya jauh lebih besar dikarenakan tubuh sudah mengalami degenerasi. Rentang usia 30-50 tahun adalah usia yang paling sering terserang nyeri skiatika, karena pada usia tersebut masih tergolong sangat aktif beraktivitas. Kemudian, nyeri skiatika dapat terjadi pada orang dengan kelebihan berat badan (obesitas), atlet angkat berat, pelari, pejalan kaki, maupun orang yang sering duduk dalam jangka waktu yang lama.

 

Nyeri skiatika terjadi ketika saraf skiatik di sekitar panggul terjepit atau mengalami cedera. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh beberapa hal berikut:

  • Hernia nukleus pulposus (HNP), yaitu bergesernya bantalan tulang belakang dari posisinya hingga menekan saraf
  • Bone spurs atau pengapuran tulang, khususnya di area tulang belakang
  • Stenosis spinal, yaitu penyempitan jalur saraf pada tulang belakang
  • Tumbuhnya tumor yang menekan saraf skiatik
  • Spondylolisthesis, yaitu bergesernya salah satu bagian tulang belakang dari posisinya
  • Penyumbatan pembuluh darah
  • Sindrom piriformis, yaitu terjepitnya saraf skiatik karena tegang pada otot piriformis 
  • Patah tulang panggul
  • Kehamilan

Gejala dari nyeri skiatika antara lain: 

  • Rasa nyeri dan tidak nyaman di sepanjang jalur saraf skiatik umumnya di salah satu sisi tubuh
  • Nyeri menyerupai kram disertai rasa panas atau seperti tersengat listrik. Keluhan ini biasanya akan meningkat ketika penderita duduk lama, bersin, atau batuk. 
  • Kesemutan yang menjalar dari punggung bawah hingga kaki
  • Otot tungkai melemah
  • Mati rasa atau kebas

Umumnya, nyeri skiatika akan membaik dalam beberapa minggu dengan perawatan sendiri di rumah. Jika rasa sakit yang dirasakan masih tergolong ringan dan masih dapat melakukan aktivitas sehari–hari, penanganan yang direkomendasikan antara lain:

  • Kompres dingin yang dilakukan selama 15 menit pada punggung bagian bawah dan kompres panas dengan suhu 40 - 45 derajat celcius selama 15 - 20 menit, beberapa kali sehari. Kompres dingin (kompres es) terlebih dahulu selama 2 atau 3 hari untuk mengurangi pembengkakan, diikuti dengan kompres panas
  • Memastikan untuk tidur di tempat tidur yang keras
  • Peregangan untuk membantu meredakan sakit punggung bawah
  • Latihan fisik untuk memperbaiki rasa sakit
  • Terapi alternatif seperti yoga 
  • Fisioterapi untuk memperbaiki postur tubuh
  • Penggunaan obat-obatan pereda nyeri yang dijual bebas, seperti parasetamol dan NSAID (aspirin, ibuprofen, dan naproxen)

Latihan atau exercise merupakan salah satu cara yang dapat membantu proses pemulihan nyeri skiatika. Bentuk-bentuk latihan yang dapat dilakukan antara lain:

Sciatic Nerve Flossing 

  • Posisi duduk dengan kedua kaki menggantung dan tangan memegang samping kursi
  • Gerakkan kaki kanan hingga lurus sejajar kursi dengan ujung jari kaki menghadap ke dalam dan arahkan pandangan menghadap ke atas
  • Lakukan sebanyak 12 kali pada kaki kanan
  • Kemudian lakukan bergantian menggunakan kaki kiri
  • Ulangi gerakan sebanyak 3 set latihan

Knee To Chest Stretch 

  • Posisi tidur
  • Rapatkan kedua kaki, kemudian tarik lutut ke dada 
  • Tahan selama 20 - 30 detik 
  • Ulangi sebanyak 3 set latihan

Knee To Shoulder Stretch 

  • Posisi duduk dengan kedua kaki diluruskan terlebih dahulu
  • Tekuk kaki kanan dan simpan kaki kanan menyilang ke arah luar kaki kiri
  • Dorong lutut ke dalam dengan siku dan badan ke arah yang berlawanan
  • Tahan selama 20 - 30 detik 
  • Lakukan bergantian pada kaki kiri
  • Ulangi sebanyak 3 set latihan

Baca juga : Mengenal Gangguan Sendi, Tulang, & Otot (Musculoskeletal Disorder)

2 Disukai

346 Kali Dibaca